Muang Boran: TMII ala Thailand

Minggu, 23 oktober 2005...
Untuk mengisi long weekend kali ini (dari tanggal 22-24 okt, 24 okt substitusi chulalongkorn memorial day yang jatuh hari minggu tanggal 23 oktober), kami bersama sesama teman indo di bangkok, Mbak Lies dan Mas Ethan, berkunjung ke Muang Boran (=Ancient City) yang terletak di km. 33 (old) Sukhumvit Road, Bangpoo .
Untuk sampai ke sana, kami naik skytrain (BTS) sampai stasiun on nut, lanjut bus No. 511 sampai akhir rute bus, dan kemudian naik song-theaw (minibus) No. 36 sampai di pintu gerbang muang boran.
Setelah membayar tiket masuk seharga THB 300, kami pun memilih sepeda yang akan kami pakai untuk keliling tempat ini. Sebenarnya ada 3 alternatif untuk menjelajah tempat ini: naik tram (dengan tour guide berbahasa thai, bila ingin tour guide berbahasa inggris bayar biaya tambahan THB 75), naik mobil golf (bayar THB 200/jam), naik sepeda (selain sepeda biasa, juga disediakan sepeda tandem untuk 3 orang). Kami memilih 1 sepeda biasa dan 1 sepeda tandem.Untuk keliling tempat ini, kami berpatokan pada peta yang diberikan pada saat membayar tiket masuk.
Muang Boran ini mengingatkan kami akan TMII kalau di Indo. Di atas lahan seluas 320 acre ini didirikan replika istana, museum, stupa, rumah tradisional yang ada di thailand. Sesuai dengan info yang kami baca di peta, terdapat 116 lokasi yang dapat dikunjungi di tempat ini! Beberapa diantara yang kami kunjungi adalah:
Pavilion of the Englightened: dibangun di atas "danau", dengan struktur atap yang sangat rumit.The Floating Market: dijadikan tempat makan. dibangun mirip dengan floating market, dengan stall-stall yang menjual makanan dan lengkap dengan perahun-perahunya.
The Royal Water-Cource Procession: "armada" barge
Semeru Mountain: Dibangun di atas "danau", sekelilingnya dilingkari oleh ikan (?)
Sanphet Prasat Palace, Ayutthaya: dengan bagian dalamnya penuh dengan detail ornamen.The garden of the gods: taman dengan patung dewa-dewa sesuai dengan hari.
Tempat ini tampaknya terkenal di kalangan orang Thailand saja, walaupun ada beberapa turis asing yang kami jumpai di sini.
Sore hari, kami pun pulang dengan menempuh rute yang sama.
Read & see more pictures
